Lupakan Kenangan Manis, Thibaut Courtois Berharap Chelsea Tumbang di Tangan Real Madrid

[ad_1]

MADRID – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois ingin melupakan sejenak kenangan indah dirinya bersama Chelsea jelang kedua tim berjumpa di perempatfinal Liga Champions 2021-2022. Bagi Courtois saat ini yang terpenting adalah Madrid dan ia pun berharap Los Blancos bisa membalaskan dendam kekalahan mereka dari Chelsea pada semifinal Liga Champions musim lalu.

Sebagaimana diketahui, Madrid disingkirkan Chelsea dengan agregat 1-3 pada babak semifinal Liga Champions musim lalu. Kala itu, Courtois harus rela disakiti mantannya sendiri kala harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali.


Courtois tidak mau hal serupa terulang kembali. Pemain asal Belgia itu sudah tidak sabar ingin balas dendam kepada mantan klubnya tersebut.

Thibaut Courtois

Courtois menyebut bahwa kehadiran suporter di stadion akan sangat membantu timnya untuk menyingkirkan sang juara bertahan. Sebagai informasi, pertemuan pada musim lalu masih digelar tanpa penonton akibat pandemi Covid-19.

“Ini akan menjadi spesial, tahun lalu, kami kalah di semifinal, dan saya berharap tahun ini akan menjadi tahun kemenangan,” kata Courtois kepada Mundo Deportivo dilansir Football Espana, Jumat (4/1/2022).

“Tahun ini akan berbeda karena ada penggemar, ini akan menjadi momen spesial, saya harap para penggemar mengingat saat-saat indah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Courtois juga mengenang masa lalunya kala masih berseragam Chelsea. Kiper Tim Nasional Belgia itu menyebut bahwa dirinya tidak akan pernah bisa melupakan kenangan-kenangan bersama mantan timnya tersebut.

“Kami memenangkan dua gelar Piala FA, buat saya, Chelsea adalah tim yang spesial, mereka membantu saya menjadi kiper seperti sekarang ini,” sambung Courtois.

“Mereka membeli saya ketika saya masih berusia 18 tahun kemudian memberi saya kesempatan untuk berada di Atletico Madrid, lalu bermain di Liga Inggris dan menjuarainya,” kenangnya.

See also  Kesal Juventus Kalah dari Inter Milan, Adrien Rabiot Sebut Kemenangan Nerazzurri Dibantu Wasit

Madrid vs Chelsea

Courtois sudah tidak sabar ingin bersilaturahmi lagi dengan teman-teman lamanya. Berkunjung ke klub yang membesarkan namanya adalah suatu momen istimewa untuknya.

“Ini adalah tim yang penting dan saya punya banyak teman di sana, selalu menyenangkan untuk menghadapi mereka lagi,” tambah kiper asal Belgia tersebut.

Secara kekuatan, Madrid sejatinya tak jauh berbeda ketimbang musim lalu ketika disingkirkan Chelsea. Namun yang membedakan kali ini adalah juru taktik Madrid bukanlah Zinedine Zidane, melainkan Carlo Ancelotti yang membuat apa pun kini bisa terjadi.

[ad_2]