5 Pesepakbola Top Dunia yang Pilih Pindah Agama, Nomor 1 Hampir Raih Ballon dOr 2013

[ad_1]

5 pesepakbola top dunia yang pilih pindah agama menarik dikulik. Sebab, keputusan mereka berpindah agama telah menjadi sorotan publik.

Ya, perjalanan spiritual sejumlah pesepakbola top dunia kerap mencuri perhatian. Sebab, mereka tak jarang memilih berpindah agama. Siapa saja pesepakbola tersebut? Berikut 5 pesepakbola top dunia yang pilih pindah agama.


BACA JUGA: 5 Pesepakbola Top Dunia yang Ubah Nasib Liverpool, Nomor 1 Sahabat Lionel Messi

BACA JUGA: Demba Ba, Eks Pemain Chelsea yang Rajin Puasa saat Ramadan dan Shalat Subuh Berjamaah

5. Djibril Cisse – Islam ke Kristen

Djibril Cisse

Di urutan kelima, ada nama Djibril Cisse. Namanya menjadi makin tersohor kala bermain bersama Liverpool. Djibril Cisse pun menjadi sorotan kala memilih berpindah agama dari Islam ke Kristen.

Lahir di Prancis 12 Agustus 1981, Djibril Cisse beragama Islam sampai 2007. Namun kemudian, dia berpindah agama ke Kristen. Keputusan Cisse menjadi Kristen diyakini karena peran sang istri saat itu, Jude Litter.

Jude Litter sendiri adalah penata rambut Cisse. Mereka kemudian terlibat asmara hingga memutuskan menikah di Kastil Bodelwyddan. Acara pernikahan ini dihadiri Steven Gerrard, David Beckham, hingga Zinedine Zidane. Meski Djibril Cisse sudah berpindah agama, pasangan itu akhirnya bercerai pada 20212, setelah 7 tahun menikah.

4. Nicolas Anelka – Kristen ke Islam

Nicolas Anelka

Kemudian, ada nama Nicolas Anelka. Pesepakbola yang lahir di Prancis pada 14 Maret 1979 ini memilih masuk Islam pada 2004.

Anelka berusia 16 tahun ketika memilih menjadi mualaf. Diyakini, keputusan ini diambil karena peran beberapa teman masa kecil Anelka. Dia pun kemudian memiliki nama Muslim, yakni Abdul-Salam Bilal.

“Saya biasa berpuasa selama Ramadan karena saya mengagumi orang-orang yang berpuasa di sekitar saya. Apa yang membuat saya pindah agama adalah bahwa saya yakin bahwa Islam adalah untuk saya,” ujar Anelka dalam sebuah wawancara, sebagaimana dikutip dari Sportskeeda.

See also  Hasil Freiburg vs Bayern Munich di Liga Jerman 2021-2022: Menang Besar, The Bavarians Makin Nyaman di Puncak Klasemen

“Saya merasakan hubungan ini dengan Tuhan, dan itu mencerahkan hidup saya. Saya memiliki keyakinan di hati saya bahwa itu adalah agama saya. Saya senang menjadi seorang Muslim, agama yang damai dan saya belajar banyak dari Islam,” sambungnya.

3. Eric Abidal – Kristen ke Islam

Eric Abidal

Di urutan ketiga, ada nama Eric Abidal. Pesepakbola yang lahir pada 11 September 1979 ini memilih memeluk agama Islam setelah menikah dengan Hayet Kebir. Dia pun mengubah namanya menjadi Bilal Eric Abidal.

Pasangan itu menikah pada 2007. Peran Hayet membuat Abidal pindah agama dari Kristen ke Islam. Hayet yang lahir di Aljazair sendiri merupakan eks atlet senam.

“Semuanya berjalan alami. Pilihan masuk Islam bukan karena istri saya, tetapi anugerah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar mengalir dan membuat saya merasa bahagia. Saya memeluk Islam dengan penuh keyakinan,” ujar Abidal.

2. George Weah – Kristen ke Islam ke Kristen

George Weah

Di urutan kedua, ada George Weah. Dia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa dari Benua Afrika. Lahir pada 1 Oktober 1966, George Weah awalnya memeluk agama Kristen Protestan. Namun kemudian, dia pindah agama menjadi Islam.

George Weah menjadi seorang Muslim selama 10 tahun. Kemudian, dia memilih kembali memeluk agama Kristen lagi. Weah sendiri kini menjadi Presiden Liberia. Dia berharap, baik Muslim dan Kristen, menemukan kedamaian.

Dalam dunia sepakbola, Weah sendiri memang mengukir karier ciamik. Dia pernah memenangkan Ballon dOr pada 1995. Dia merupakan pemain pertama Afrika yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.

1. Franck Ribery – Kristen ke Islam

Franck Ribery

Terakhir, ada nama Franck Ribery. Dia memilih masuk Islam pada 2002 atas pengaruh istrinya, Wahiba, yang merupakan keturunan Aljazair. Ribery kemudian menambahkan nama Bilal setelah menjadi mualaf.

See also  Piala AFF Futsal 2022: Meski Lawan Thailand, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Tetap Optimistis

“Agama adalah hal pribadi saya. Saya seorang yang beriman dan sejak saya masuk Islam, saya pikir, saya menjadi lebih kuat, saya menjadi lebih kuat secara mental dan fisik,” ujar Franck Ribery.

“Agama tidak mengubah kepribadian saya atau persepsi saya tentang dunia. Saya salat lima waktu dalam sehari. Saya melakukannya karena itu membuat saya merasa lebih baik setelahnya,” sambungnya.

Sebagai seorang Muslim, pemain yang nyaris meraih trofi Ballon dOr pada 2013 itu pun menjalani perintah agama dengan baik. Ribery bahkan pernah marah besar kepaa Jerome Boateng dalam perayaan kemenangan gelar juara Bayern Munich pada 2013.

Dia marah kepada Boateng karena membasahinya dengan minuman beralkohol. Ribery telah meminta Boateng untuk tidak melakukan itu karena Islam melarang alkohol.

[ad_2]