Jelang Manchester City vs Atletico Madrid: Pep Guardiola Berpikir Keras Demi Kandaskan Los Rojiblancos

[ad_1]

MANCHESTER City bakal kedatangan tamu spesial di leg pertama perempatfinal Liga Champions 2021-2022. Lawan yang dimaksud adalah Atletico Madrid. Hal tersebut tampaknya membuat pelatih Manchester City, Josep Guardiola berpikir keras demi bisa mengandaskan lawannya di kandang sendiri.

Sebagaimana diketahui, The Citizens akan menjamu Atletico Madrid di Etihad Stadium pada Rabu 6 April 2022 dini hari WIB. Pertandingan tersebut merupakan kali pertama kedua tim bertemu di turnamen klub paling bergengsi di Benua Biru.


Josep Guardiola

Tentunya laga ini penuh akan gengsi. Kedua tim akan menurunkan skuad dan taktik terbaiknya di pertandingan tersebut. Namun, Pep Guardiola sudah siapkan taktik kejutan di pertandingan tersebut.

“Di Liga Champions, saya selalu berpikir berlebihan. Saya banyak berpikir. Tentu saja,” kata Guardiola sebagaimana dilansir dari Daily Mail.

“Itulah mengapa saya mendapatkan hasil yang bagus. Saya suka berpikir berlebihan dan membuat taktik bodoh. Malam ini saya mengambil inspirasi dan akan ada taktik yang luar biasa besok. Kami akan bermain dengan 12 pemain,” sambungnya.

Tentu saja, perkataan Pep Guardiola di atas hanya kelakar belaka. Sebaliknya, eks pelatih Barcelona itu sudah memikirkan matang-matang menghancurkan pola permainan Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid).

Menurut Pep Guardiola, Atletico Madrid tidak akan bermain defensif seperti perkiraan kebanyakan orang. Sebaliknya, pelatih 51 tahun tersebut mengatakan tim asuhan Diego Simeone akan bermain menyerang di pertandingan melawan timnya.

Manchester City vs Atletico Madrid

“Dia (Atletico Madrid) lebih ofensif daripada yang diyakini orang-orang. Mereka tidak ingin mengambil risiko tetapi ketika bola berada di area kam. Mereka tahu persis bagaimana mereka harus bermain di momen-momen tertentu,” paparnya.

See also  5 Negara Calon Kuat Juara Piala Dunia 2022, Nomor 1 Timnya Lionel Messi

“Jangan beri ruang. Jangan beri satu inci pun. Sebagai tim, mereka ingin menghindari risiko di area tengah. Mereka sangat agresif. Ketika mereka memenangkan bola, mereka bermain,” cetus Pep Guardiola.

[ad_2]