Sukses Digelar di Tengah Pandemi, BRI Liga 1 2021-2022 Jadi Bukti Indonesia Unjuk Gigi di Kancah Internasional

[ad_1]

SUKSES digelar di tengah pandemi, BRI Liga 1 2021-2022 menjadi bukti Indonesia bisa unjuk gigi di kancah internasional. Sekadar diketahui, kompetisi sepakbola di Indonesia sempat vakum 1,5 tahun karena Covid-19, tepatnya dari Maret 2020 hingga Juli 2021.

Baru pada 27 Agustus 2021 kompetisi sepakbola Indonesia kembali bergulir dengan tajuk BRI Liga 1 2021-2022. Setelah melewati 34 pekan, kasta tertinggi sepakbola di Indonesia berakhir pada Kamis, 31 Maret 2022 malam WIB.


Dirut BRI

(Top skor BRI Liga 1 2021-2022, Ilija Spasojevic (kiri) bersama Dirut BRI Sunarso)

Laga Persik Kediri vs Bali United yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali menjadi penutup. Dalam laga tersebut, Bali United menang 3-1 atas Persik Kediri. Bali United pun keluar sebagai juara Liga 1 2021-2022 dengan koleksi 75 angka, unggul enam poin dari Persib Bandung di tempat kedua.

Kelar pertandingan, pesta juara pun dilakukan. Seremoni penutupan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Direktur Utama BRI Sunarso, Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan, dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Sunarso menyebut keberhasilan penyelenggaraan BRI Liga 1 2021-2022 merupakan bukti Indonesia bisa unjuk gigi di dunia internasonal. Di tengah pandemi, seluruh stakeholders sanggup bersatu sehingga menciptakan kompetisi yang mumpuni.

“Kesuksesan ini menjadi bukti kepada dunia internasional bahwa Indonesia mampu menggelar event besar di tengah pandemi. Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada PSSI, PT LIB, Kemenpora, seluruh klub peserta BRI Liga 1, pemain, staf, serta para suporter di seluruh Indonesia, sehingga kompetisi dapat berjalan lancar,” kata Sunarso.

See also  Timnas Futsal Indonesia vs Brunei Darussalam di Babak Pertama: Skuad Garuda Unggul 7-0

Dari segi perekonomian, keberadaan BRI Liga 1 2021-2022 membantu perekenomian Tanah Air. Sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terbantu dari adanya kompetisi sepakbola tertinggi di Tanah Air tersebut.

Ambil contoh Arema FC Official Store yang merupakan toko merchandise resmi klub Liga 1, Arema FC. Menurut manajer Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo, omzet tokonya melonjak 90 persen saat BRI Liga 1 2021-2022 bergulir ketimbang saat kompetisi vakum 1,5 tahun efek pandemi Covid-19.

Arema FC Official Store

(Arema FC Official Store terbantu dengan adanya BRI Liga 1 2021-2022)

“Penjualan sempat anjlok ketika awal pandemi (saat kompetisi vakum). Ketika liga bergulir lagi, penjualan merchandise dan jersey melesat drastis,” kata Tjiptadi Purnomo saat dihubungi Okezone.

Dari contoh di atas itulah, Sunarso melihat ada sisi positif dari penyelenggaraan BRI Liga 1 2021-2022.

“Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan BRI Liga 1 berhasil menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya industri sepakbola nasional serta UMKM yang terlibat dalam industri sepakbola. Berjalannya kompetisi BRI Liga 1 pun dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi timnas Indonesia, dimana timnas Indonesia mampu menembus Final AFF 2021, serta meningkatnya peringkat timnas Indonesia di FIFA, dari sebelumnya pada posisi 175 saat ini menjadi ranking 160,” ujar Sunarso.

Seperti yang sudah disebut di atas, kompetisi sempat vakum selama lebih dari satu tahun. Akibatnya, riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) yang dipublikasikan pada 2020 menyebut, kerugian ekonomi dari terhentinya sepakbola di dalam negeri mencapai Rp2,7 triliun hingga Rp3 triliun per tahun.

Diperkirakan terdapat sekitar 24 ribu orang yang terlibat secara langsung dalam industri sepakbola nasional. Karena itu, hadirnya BRI Liga 1 2021-2022 tentunya membawa optimisme bagi pelaku industri sepakbola dan UMKM. Terlebih, Sunarso menyebut, BRI Liga 1 menuai antusiasme yang tinggi dari seluruh pencinta sepakbola di Indonesia.

See also  Antonio Conte Tak Percaya Italia Beneran Absen di Piala Dunia 2022

Menpora Zainudin Amali juga bercerita soal tantangan yang dialami BRI Liga 1 2021-2022 selama musim berlangsung. Meski begitu, tantangan besar itu mampu dihadapi berkat kesiapsiagaan serta aksi tanggap dari seluruh stakeholder yang terlibat.

Dirut BRI

(Menpora Zanudin Amali (kiri) menyaksikan penutupan BRI Liga 1 2021-2022)

“Kita memulai kompetisi dan bahkan waktu awal musim luar biasa tantangannya. Ini satu hal yang tidak mudah, bahkan kita tidak membayangkan, kompetisi BRI Liga 1 ini sampai di akhir. Jadi, itulah (alasannya) kenapa kalau ditanya saya yang paling bahagia, paling senang,” katanya.

BRI Liga 1 sukses digelar dengan penerapan bubble to bubble disertai penerapan protokol kesehatan (prokes) yang disiplin. Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan hal tersebut yang menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan BRI Liga 1 musim 2021-2022.

“Sepanjang pelaksanaan BRI Liga 1 seri pertama di Jabodetabek hingga rangkaian kelima di Bali, kami konsisten melakukan evaluasi berkala dan menyesuaikan penerapan protokol kesehatan untuk kenyamanan klub dan pemain,” kata Akhmad Hadian Lukita.

[ad_2]